[NEW SPOT] MARKA COFFEE & KITCHEN, BANDUNG

0 komentar


Last long weekend as usual aku spent my time di Bandung. Sebenernya agak mager mau kemana-mana sih secara Bandung macetnya luar biasa. Dari Jakarta ke Bandung aja di Jumat kemarin I took 7 hours via bus karena gak dapet kereta. Gila kan! Tapi berhubung hasrat ngopi menggila dan kaki gatel pengen jalan-jalan hahaha, akhirnya ngebujuk suami nemenin ke satu tempat ngopi baru di Bandung namanya Marka Coffee & Kitchen. 


Lokasi coffee shop ini tepat di depan Cafe Asix di Jalan Talaga Bodas. Pertama kali melihat eksteriornya aku langsung jatuh cintaaaa...kelihatannya kecil dari luar tempatnya ternyata pas masuk besar juga dan terbagi dua lantai, atas dan bawah. Ada juga area non smoking di teras depan. Desainnya seperti umumnya coffee shop kekinian, minimalist dengan furniture yang bernuansa modern dan semi-industrial dengan penerangan yang cukup warm dan romantis. Ada beberapa meja yang menggunakan concrete table jadi support banget buat yang suka foto flatlay. 


Yang bikin tambah jatuh cinta itu mereka punya spot-spot instagrammable termasuk taman kecil ditengah-tengah area dengan air mancur kecil dan ayunan! Yes ayunan yang terbuat dari karet ban itu sukses bikin cafe ini berasa dirumah. Anak gw langsung dong manjat naik ayunan hahaha...



Di bagian atas juga banyak mural bergambar bunga yang cocok banget buat pecinta foto ootd. Ada ruang privat juga yang sepertinya disewakan khusus untuk private party. 






Berhubung dateng kesini sudah menjelang maghrib, aku pilih duduk di teras luar sambil nikmatin udara Bandung yang semriwing dan menikmati tenangnya Bandung di sore hari. Duh entah kenapa momennya pas banget aja gitu kemarin. Berasa ngopi di kafe-kafe di Paris pinggir jalan gitu hahaha...

Oke lupakan ke-lebay-an saya, mari kita ngomongin kopi dan makanan yang ditawarkan Marka Coffee. Untuk kopinya, mereka punya single origin dan blended seperti pada umumnya coffee shop kekinian. Makanannya lumayan lengkap, mereka punya appetizer, main course sampai dessert. Mulai dari salad, pasta, steak sampai pannacota pun ada. Jadi nggak usah takut kelaperan kalau disini.


Caffe Latte - 25K

Dingginya Bandung dan secangkir kopi hangat memang paling the best dan caffe latte ini sukses menemani sore hari saya sambil ngobrol dengan suami dan nguping segerombolan anak kuliahan jurusan penerbangan di meja sebelah yang ngomongin juniornya yang kabur dari kosan hahaha *gapenting but I missed my college mates and the gossips! 



Bolognese Pasta - 35K


Abis ngopi perut laper, dan pilihan paling cepat was this comfort food. Rasanya gak terlalu istimewa, tapi saus bolognese yang ringan dan kaya akan rasa gurih dan manisnya tomat membuat hidangan ini sepadan untuk teman makan malam. 



Espresso Pannacota – 35K


Frankly speaking, ekspektasi saya vanilla pannacota ini bakalan manis banget makanya di pairing sama espresso yang pahit, tapi sayangnya vanilla pannacota-nya tidak terlalu manis jadi saat espresso-nya dituang, rasa pahitnya espresso jadi terlalu dominan. Pannacota-nya sendiri lembut banget, if you do not love espresso, dimakan tanpa sausnya pun lumayan enak kok. 



Overall, saya suka banget sama Marka Coffee & Kitchen ini. Desainnya oke, ambiance-nya dapet, kopinya enak, makanannya juga cukup variatif dan harganya masih sangat affordable dibandingkan dengan beberapa coffee shop kekinian di Bandung. All the best to you Marka! May you mark your path better in Bandung's culinary market.


Marka Coffee & Kitchen
Jalan Talaga Bodas No. 32
Bandung
IG: @marka.cafe
Ph. 081313317009
Operation Hours:
Sun-Fri 8AM - 9PM
Sat 8AM - 9PM


[NEW SPOT] TOMO SUSHI, GRAND INDONESIA

0 komentar


Hola guuuyss....oh my I feel like I'm hibernating so long from blogpost this recent months. Maklum ya sudah jadi ibu bekerja dan bulan kemarin yaowooh di kantor udah bukan jadi karyawan lagi tapi merangkap macem-macem pas ada event tahunan, boro-boro bisa posting, bisa makan siang aja udah alhamduliilah kemarin *elapkeringet. Well, finally the event has over sih dan lumayan senang karena apresiasi bos-bos besar akan pekerjaan aku *nyengirkuda dan bonusnya aku bisa makan sushi sepuasnya hahaha *gakadahubungannyaserius...Well, anyway, berhubung senangnya masih berlanjut jadi sekalian aja aku mau posting dan sharing ke kalian restaurant sushi terbaru di Jakarta yang asik banget konsepnya, Tomo Sushi.



Tomo Sushi yang berlokasi di Ground Floor, East Mall, Grand Indonesia (tepat sebelah Francis Artisan Bakery) ini memiliki area restoran yang tidak besar karena konsepnya memang "quick eat" dengan sushi belt disepanjang meja yang berkapasitas hanya sekitar kurnag lebih 20 orang. Konsep sushi belt-nya memudahkan pengunjung memilih menu sushi tanpa perlu melihat buku menu lagi. Ada lebih dari 20 olahan sushi beserta sashimi, salad, miso soup ditawarkan di sushi belts. Kamu cukup pilih tempat duduk (fyi, gak boleh pindah-pindah karena si pelayan mendata tumpukan piring kamu dari lokasi tempat kamu duduk, kalau pindah-pindah kasianlah mbak-mbaknya bingung ngitungnya hahaha), pilih dan ambil plate di sushi belts lalu letakknya penutup plate-nya di sushi cover yang tersedia di sepanjang belts. Super great concept nih. Lumayan menghemat tempat banget 
kan. 


Trus gimana harganya? Ini yang asik, mereka membedakan sushi dan makanan yang tersaji di belt dengan 3 jenis piring, biru, kuning dan pink. Piring kuning untuk harga 10 ribu, piring pink untuk harga 15 ribu, dan piring biru untuk harga 20 ribu. 

Cuma 3 harga?! Iya gaesss iyaaa...beneran makanan disini harganya cuma dari 10 sampai 20 ribu aja. Omaigaaaat...asli pertama kali ngedenger ini aku juga takjub sih. Murah gila! Apalagi pilihan sushi-nya banyak dan enak! Untuk sushi per piring isinya beragam ada yang 2 pcs, 3 pcs dan 4 pcs. Sementara sashimi disajikan mayoritas 4 slices per piring. and trust me, sekali kamu ngambil, nggak akan berhenti sampai kamu takjub sendiri melihat tumpukan piringnya hahaha....

Pas aku posting insta story-ku di grand opening mereka Selasa minggu lalu, banyak banget yang bertanya, apakah harganya berlaku setiap hari? Yes of course, harga mereka memang segitu aja, plus pajak dan service restoran lah pastinya ;-) dan banyak yang nanya juga, enak ga? seenak apa sushinya? kayak restoran sushi ternama itu gaaa?? Well, kalau soal ukuran aku bisa bilang mungkin lebih kecil dari restoran sushi sejuta umat itu *you know who kan yaaa...Tapi buat aku dengan variannya yang unik, berbeda dan beragam, aku bisa bilang Tomo Sushi ini sama enak-nya dengan restoran sushi itu, but please be remin ini tergantung selera masing-masing ya. Kalau aku sih lihatnya ada banyak menu unik yang jarang aku temuin di restoran sushi lainnya. Duuh, tadinya nggak pengen share banyak-banyak sih, tapi demi kalian, ini aku share satu-satu sushi dan makanan apa aja yang wajib banget dicobain kalau makan di Tomo Sushi yaaa...

Sushi

Spicy Hana Salmon. I'm salmon lover and won't resist any kind of salmon sushi which come sooo freshly like this!


Inari Floss Sushi. My hubby and son's favorite. who can resist crunchy, sweet beef floss in top of sweet and soft inari. It's so unique right.


Inari Tobikko Sushi. Just like the Inari Floss. Inari Tobiko was also simple yet delicious! 


Shiromi Chips Roll. Pernah lihat atau nyoba sushi dengan chips kayak gini? Pasti belum kaan, cuma disini kamu bisa nyobain asiknya makan sushi bareng krenyes-krenyes keripik kentang yang dijamin nagih!


Non-Sushi


Mentai Cheese Gyoza. This one is DIE-DIE-MUST-TRY banget! Gyoza dnegan kulit super crunchy yang diisi dengan suiran ayam yang gurih-manis dan diatasnya ada cheese-mayo yang melted banget dan lembaran keju. Aduuuh bener-bener berasa banget deh dalam satu gigitan gurihnya keju dan manisnya ayam itu endoools banget! I took it more than four times! 


Horenzo Goma Mayo. Ini juga salah satu menu andalan non-sushinya Tomo Sushi. Bayam rebus yang disiram saus goma mayo yang terbuat dari wijen. Tekstur sausnya creamy dan rasanya gurih, asam, manis, dan sedikit tajam tapi nagihin banget. Sulit sih sebenarnya mendeskripsikan sausnya. Cobain aja deh!



Lobster Salad. Maygaaaat asli saladnya enak BANGET like I wanna die! Yang enak sebenarnya saus lobster yang di atas mentimun Jepang itu guys. Itu cacahan lobster yang dikasih sau mayonnaise yang rasanya manis gurih gitu. Duuh, nggak ngerti lagi itu teruat dari apa, tapi trust me ini beneran enak. Kalau mereka bisa provide sausnya aja, aku mungkin bisa ngegadoin berkali-kali deh! 


Selain menu andalan saya di atas, beberapa menu seperti di bawah, Nigiri Salmon, Tuna Sashimi, Corn Salad, juga wajib dicoba. 


Overall, aku suka banget sama Tomo Sushi mulai dari konsep, penyajian, servis, rasa hingga harganya. Semuanya pas dan so far no complaint, selain antriannya yang panjang hahaha...Thank you juga buat cici kesayangan aku @yennymakanmulu yang sudah berbaik hati hosting aku *kecupbasah.
Jadi, ready to join the queue for this delicious and affordable sushi? You should try guys!

Tomo Sushi
Grand Indonesia, East Mall, Level Lower Ground
(next to Francis Artisan Bakery)
Jl. M.H Thamrin, Jakarta
IG: @tomosushiid




 
  • Eating Until Die © 2012 | Designed by Rumah Dijual, in collaboration with Web Hosting , Blogger Templates and WP Themes